Cerita Sex The Flight Attendant – Part 6

Cerita Sex The Flight Attendant – Part 6by adminon.Cerita Sex The Flight Attendant – Part 6The Flight Attendant – Part 6 The F.A. Series 5th Flight The Fool and The Drunk Lantai dibawahku terasa basah.. Botol air mineral yang tadi kupegang sudah menggelinding di lantai.. Isi perutku yang tadi baru saja kumakan seakan disedot oleh vacuum! Cepat cepat aku ke toilet dan memuntahkan semuanya.. Berita itu datang tanpa permisi.. aku […]

multixnxx-Milf, Brown hair, Asian, CFNM, Lingerie, B-13 multixnxx-Milf, Brown hair, Asian, CFNM, Lingerie, B-14 multixnxx-Orient SexPress -0The Flight Attendant – Part 6

The F.A. Series

5th Flight

The Fool and The Drunk
Lantai dibawahku terasa basah..
Botol air mineral yang tadi kupegang sudah menggelinding di lantai..
Isi perutku yang tadi baru saja kumakan seakan disedot oleh vacuum!
Cepat cepat aku ke toilet dan memuntahkan semuanya..

Berita itu datang tanpa permisi..
aku yang sedang santai dan iseng mengganti ganti channel menemukan berita itu di salah satu tivi lokal..
Sempat g percaya kupindah lagi ke channel yang lain..
Dan ternyata semuanya sama!
Breaking news di semua channel!

Kunyalakan keran dan kubasuh wajahku lalu kumur kumur..
Seperti baru kemaren kami bercanda bersama.. menangis bersama saat pelatihan survival di ujung kulon..
Betapa kecilnya manusia jika sudah berhadapan dengan kekuatan alam..
Air mataku tidak berhenti mengalir..

Hape-apel itu tidak berhenti berbunyi sejak tadi..
Pasti mereka semua khawatir..
Atau mungkin hanya penasaran..
Jam sudah menunjukkan pukul delapan..
Dress putih yang sekarang kupakai sudah basah berlumuran bekas muntahan tadi..
Terpaksa kuganti lagi bajuku..
Ngubek ngubek isi tas ada blus ketat warna hitam tanpa lengan dan hot pants katun saja yang bisa kutemukan..
Celana itu menempel ketat di pantatku..
Sempat kulirik di kaca, garis tebal pantyku terbayang melintang di pantatku..
Duh.. akhirnya kulepas panty itu..
Nah.. better now! Hehehe
Yoweslah daripada ga pake apa apa..

Kubuka hapeku..
Sengaja tidak kuhiraukan bbm dari teman temanku yang lain..
Hanya Bimo dan Ibuku yang kukabari..
Dua orang yang paling kusayang di dunia ini.

Tidak lebih dari semenit setelah pesanku terkirim, ada telepon yang masuk,
Rupanya dari Bimo..

“Haloo?? Fenn?? Halooo?? Awakmu rapopo tho Fen?? Ya ampuuun aku kaget liat britanya tadi Feenn!”

Aku tersenyum mendengar suara penuh kekhawatiran dari Bimo..
Dia memang selalu perhatian ke aku, tapi kenapa dia ga pernah perhatiin kalo aku suka ya sama dia..

“Wes rasah lebay koyok ngono Bim, hehehe! Aku sehat ko..
Besok baru brangkat lagi..
Gimana Bandung? Cewenya pasti pada triak triak deh tiap kamu maen! Hihihi!”

Aku dengan sukses mendapat dampratan dari cowo yang sudah punya tempt spesial dihatiku.. selain Ayahku tentunya..

Setelah kami selesai kangen kangenan kutelepon Galih yang pasti sudah jamuran nungguin aku! hehehe..

“Lih.. ketemu di All**at yaaa!
buru!”

Aku selalu sempatkan ke bar kecil di daerah poppies itu..
Suasananya yang selalu ramai dan ceria jadi jaminan moodbooster buat siapa saja yang berkunjung.

Setelah menyapukan sedikit riasan diwajahku lalu aku segera memesan taksi berlambang burung biru..

“Iya mbak, Hotel Pri** B** ya, saya tunggu di lobby, makasih.”

Aku bergegas menuju lobby dan menghempaskan pantatku di sofa empuk yang tersebar disitu..
Ada seorang bapak bapak yang terus melihat ke arahku sejak aku keluar dari Lift,
Aku pura pura gatau dan asyik ngutak utik hape yang sepertinya baru 20persen saja kuketahui, hehehe!

Tiba tiba mas mas resepsionis disitu menghampiriku..

“Mbak ini dari bapak yang disana.. dia minta balasan segera Mbak..”

Minuman itu tersaji di meja dihadapanku dengan secarik kertas sebagai alasnya.
Bekas dari bagian bawah gelas yang berembun itu melingkari sebuah tulisan,

“Ke kamar saya atau kamar kamu??”

Hohoho! To the point sekali Bapak Baik Hati ini!
Kuangkat gelasku ke arahnya, lalu kuhabiskan Tequila itu dengan sekali tenggak! Lalu kurobek kertas kecil itu dengan sedikit dramatis..
Tenggorokanku seperti terbakar!
Tapi berusaha kutahan demi gengsi!

Huh! Enak aja emang aku cewe apaan!

Tidak brapa lama taksi itu datang,
Aku berdiri dengan sedikit limbung lalu memberikan sun jauh ke si bapak genit itu, hihihi!

Sesampainya di depan jalan kecil poppies akj sedikit berjalan dan menahan diri untuk tidak memaki maki beberapa bule aussie yang mabuk..
They are the worst..

Bar itu sudah padat.. padahl jam masih belum pukul 10..
Clingak clinguk mencari laki laki yang baru kutemui tadi siang itu..

Akhirnya di pojokan batok kepalanya itu menyembul diantara sekerumunan cewe cewe berambut pirang!

“Cuuuk! Ono sing ndhisi’i!
Wah ga bisa dibiarin nih!
Masa kalah ma cewe interlokal!

Bergegas kuhampiri si koplak itu..

I think its gonna be a wild night..

End of 1st Act

Author: 

Related Posts