Cerita Sex Cewe Penjaga Warung Ku

Cerita Sex Cewe Penjaga Warung Kuby adminon.Cerita Sex Cewe Penjaga Warung KuCewe Penjaga Warung Ku perkenalkan nama saya Otong (samaran) sekarang saya berumur 20 tahun, mahasiswa di salah satu pts di bandung namun sedang cuti, dan karyawan swasta di perusahaan di jakarta. rumah saya di kampung disalah satu kota jawa barat. peristiwa pertama yang ingin saya ceritakan ini terjadi saat saya masih kelas 2 SMA dan […]

tumblr_nd7p6rI5Jp1u03lrao1_1280 tumblr_nd7p6rI5Jp1u03lrao2_1280 tumblr_nd7p6rI5Jp1u03lrao3_1280 tumblr_nd7p6rI5Jp1u03lrao4_1280Cewe Penjaga Warung Ku

perkenalkan nama saya Otong (samaran) sekarang saya berumur 20 tahun, mahasiswa di salah satu pts di bandung namun sedang cuti, dan karyawan swasta di perusahaan di jakarta. rumah saya di kampung disalah satu kota jawa barat. peristiwa pertama yang ingin saya ceritakan ini terjadi saat saya masih kelas 2 SMA dan berumur 15 tahun.

Suatu hari di hari minggu, dirumah saya kedatangan seorang cewe yg bernama Nerli (samaran tp deket), dia berusia 25 tahunan, seorang sarjana, single, jilbabber, wajahnya lumayan cantik seperti khas orang sunda abis, bodynya aga pendek, kurang lebih 162cm, tapi dengan body seperti itu membuat toketnya cukup lumayan. *untuk sekedar info rumahnya cukup dekat dengan rumah saya hanya 2km saja*
Usut punya usut ternyata dia akan tinggal dirumah saya dan dia itu pegawai baru yang akan ngejagain loket konter dan warung milik keluarga saya. hari itu juga saya langsung disuruh menemani teh nerli untuk menjaga konter dan warung sambil memberi arahan mengenai barang dan harga. awalnya saya cuek dan biasa biasa aja, saya hanya menjelaskan dan menjawab apa yang dia tanyakan. bahkan seharian pun saya hampir tak memulai pembicaraan apapun sama dia, saya bicara saat dia mulai bicara saja. *maklum saya orangnya pemalu dan pendiam*

singkat cerita, setelah 3 bulan berlalu dari pertemuan pertama tadi, saya mulai akrab dan dekat dengan teh nerli dan di suatu malam saat saya pergi ke bale yang ada di belakang rumah bersama teman saya yang bernama rino untuk mencari angin sambil ngobrol ngobrol. setelah saya sampai disana ternyata teh nerli juga ada disana sedang duduk melamun.
“teh nerli, lagi apa knp melamun aja?” sapaku
“eh, otong.. ngagetin aja.. ini lg cari angin aja, enak suasananya disini mah.” jawabnya.
“bale di tengah kolam plus kalo malam hari gini suasanya romantis yah teh.” timpal si Rino
*oh iya si Rino temen saya juga sudah kenal akrab dengan teh nerli, karena Rino itu teman dan tetangga saya.
lalu saya ngobrol bertiga bersama si Rino dan teh nerli, awalnya hanya basabasi mengenai obrolan pelajaran, pengalaman lucu namun lamakelamaan kemudian obrolan kita mulai menyinggung tentang kehidupan seputar pacar,pacaran. tak terasa waktu itu sudah jam 22 lewat dan si Rino pamit pulang mau tidur dan tinggal lah saya berdua sama teh Nerli.
ditengah angin malam, dan sinar rembulan purnama, di bale di atas kolam yang indah ini saya hanya berduaan bersama seorang cewe… rasanya saya mulai membayangkan yang aneh aneh saat itu.
setelah si Rino suasana berubah menjadi aga sedikit canggung, namun karena saya mulai kerasukan setan, saya mulai beranikan diri untuk mengobrol seperti biasa aga mencairkan suasana terlebih dahulu. tak lama kemudian sesudah suasana mulai seperti biasa, saya mulai membisikan bisikan halus dan ringan kepadanya
“teh nerli dulu pacaran gimana aja?” tanya ku
“gimana apa maksudnya?” jawab dia polos
“iya gitu, masa gatau, udah pernah ciuman, atau lebih mungkin?” jawabku lagi
“ih iya ngga lah, eyy km mesum yah ternyata, ga nyangka teteh mah.” jawab dia sambil senyum manja penuh makna

setelah melihat respon dia seperti itu,saya mulai memberanikan diri duduk disampingnya. dia mengambil permen kis* di sakunya dan membuka lalu memakannya. dia menawarkan ku satu permen lagi tapi aku menolaknya.
“mau permen nih.” ujar teh nerli
“ngga ah yang itu mah.” jawabku sambil bercanda dan ngasih kode 😉
tak di sangka dia menjawabnya dengan berkata ” mau yang dimulut teteh yah, nih atu.” sambil mengeluarkan permen dari mulutnya sambil manyun manja seolah olah ingin di lumat habis sama bibir dan lidah ku.
awalnya aku kaget, dan menganggap dia bercanda namun dia menawarkan kublagi dengan genitnya.
“ini cepet mau ngga, ga mau yauu..” sebelum dia selesai bicara entah kenapa saya langsung mencium bibirnya, dia pun seolah sudah menunggu sat ini langsung membalas ciuman ku, lidah kami saling berlilitan diantara permen, ku gigit bibir atas nya sedikit pelan, lalu dia membalasnya lagi dengan menghisap lidah saya. “mmmmmuuaahhhh” slurpppp” muachh” bunyi kami saling cipok. setelah beberapa saat berciuman kami lantas membuang permennya dan melanjutkannya lagi, kami berciuman terus. dan tangan teh nerli mulai memelukku, sedangkan tangan ku mulai bergeriliya meraba punggungnya, kebawah sedikit demi sedikit lalu ke bokongnya, dan aku elus elus bokong, belahan pantatnya. diapun mulai mendesah “ahhh, euuhhhh, ahhhhmmm, eumhhmh,” diantara mulut yang sedang kucipokk ini. namun beberapa saat kemudian dia melepas ciumannya dan berkata.
“gila kamu Otong, aku gapernah sama sekali ciuman sama pacar aku sebelumnya.”
“ah, masa ini buktinya udah jago:p”jawabku nakal
“iya sumpah, eh udah ah, aku mau tidur dulu Tong.” jawab dia sambil berdiri dan hendak pergi.
malam itu pun berakhir hanya dengan cipokan saja, karena aku juga tak punya keberanian untuk melanjutkan yang lebih lagi.
Lalu esoknya hari minggu, aku seperti biasa nemenin dia jaga konter dan warung. saat itu pukul 2 sore saat sepi pembeli, kami mengobrol tentang kejadian semalam, tibatiba dia pun menyaut mesra “teteh baru pertama kali ciuman, kamu harus tanggung jawab ya.” saat dia bilang begitu ku mulai kerasukan, saat dia berdiri membelakangiku, aku memeluknya erat dan langsung membalikan badanya, tanpa basabasi aku melumat bibirnya, dia membalas ciuman ku ” ahh eumhhhhhhh,” lengkuh teh nerli. aku mulai meraba bokongnya, belahan pantatnya, dan paha nya aku elus elus, di pun terangsang ” eumhhhhhh aaamhhh,.” desahnya diantara cipokan ku ini. ku bimbing dia memegang kontol ku yang sudah ngaceng. awalnya dia menolak tapi aku cengkram lengannya dan aku tempelkan ke dalam celana aku.
“udah ah, jangan, teteh gamau otong.” ujarnya setelah dia melepas bibirnya dari cipokanku. tapi karena aku sudah nafsu, aku memelorotkan celana dan kolorku, sehingga terlihatlah kontol ku. dia melihat tak percaya dan lalu memalingkan matanya.
“kamu gila Tong, jangan. pame lagi celana km yg bener.” ujar dia sambil menutup mata dan berbalik.
“teh nur, bantuin otong atu, otong udah ga kuat pengen ngeluarin pejuhnya. otong janji da ga bakalan dimasukin ke memek deh.” jawab aku sambil memeluk dia dari belakang. aku memeluknya dan memegang dua toketnya. awalnya dia tetap gamau namun dengan sedikit rayuan akhirnya dia mulai pasrah dan menikmati remasan tanganku di tometnya itu.
” ahhhmmmmm, aahhhhhh udah tong.”desahnya
aku menggesekan kontol ku di analnya yg masih pakai celana beans itu.
“enak kan teh, nah sekarang teteh pegang kontol aku, pasti enakk lohhh.” ujarku sambil membimbing tangan teh nerlibke kontol ku. lalu dia mulai menggengam kontolku, dan mengocoknya.
5menit kami melakukannya sambil berdiri. lalu dalam keadaan saling berciuman dan saling meraba, kami duduk dikursi di dalam pojok warung. kami meneruskan aksi gila itu “teh ayo kocok teh nerlii, kontol otong cuma buat teteh deh, ini yang pertama cewe megang kontol aku teh” aku meracau.
“masa ? teteh juga pertama kali ngelakuin gini tau.” jawabnya manjamanja nakal.
lalu tangan ku mulai masuk kedalam kemejanya dan aku mulai menyingkap BH nya dan akhirnya aku merasakan kedua toketnya secara utuh dan mulus. aku remas toketnya, dan aku mainkan putingnya yang mulai ngacung itu. dia mendesah ke enakan “ahhhhh emuhhhh, otong enak tong, terusinn” racau desahnya. aku mulai mengelus kebawah sedikit demi sedikit, akhirnya aku mulai mengelus paha nya dan masuk menerobos celananya dan mulai mengelus memeknya diluar celana dalamnya. ” ahhhhhhh ouurrhhh, ahhhhh otong enakkkk ohh” desahnya semakin keras. *untung diluar aga sepi jadi ga perlu hawatir sama desahan kami.
aku terus mengelus memainkan toket dan memeknya, aku masukan lagi satu tanganku ke dalam cd nya dan memainkan klistorisnya lagi.
” oohhh otong iya gitu enak otong aahhhhh.” desahnya lagi. cairan memeknya mulai membasahi cd nya, dan tak lama kemudian dia mencapai climax. ” arrhhhhh otong , teh nerli mau keluarrrr aahhhrhrh,.” serrrr serrrrr cairan memeknya keluar deras membasahi cd dan celananya. aku pun menghentikan aksinku dan dia menyandar lemas berbaring ke kursi. namun aku yang sedang nafsu, berdiri dan menempelkan kontolku ke wajah teh nerli, dan kusuruh dia menggulum kontolku, awalnya dia menolak
” ga mau otong ah, jijik tau.” awalnya dia bilang begitu ” eh enakk, coba dulu da gapapa teh, atu masa teteh udah puas, sekarang giliran otong yah.” rayuku
“ngaa arghhh.” seberlum selesah diabicara aku langsung menempelkan kontilku ke mulutnya dan menarik kepalanya supaya kontolku masuk ke mulutnya. awalnya lagi dia masih memberontak menolak, tapi setelah beberapa detik kemudian dia mulai pasrah dan mengikuti ayunan tanganku memaju mundurkan kepalnya.
“kwlaaakpp klwaapk” suara kontolku di dalam mulutnya, lidahnya mulai sesekali bermain menjilati kontolku, dan sesekali juga dia menghisap kontolku dan dua biji ku,”arhhhh terussss tehhh, oohhh fuck” tak terasa 15 menit kemudian aku mencapai orgasme dengan oral sek itu, ” arhggg ilovu teh, aku mau keluar tehhh,” aku tekan kontolku dan aku tarik kepala teh nerli agar kontolku masuk sangat dalam dan crot crot 5 kali aku menyemburkan pejuh mani ku di mulutnya,dan kusurh dia menelannya.
lalu kami berciuman lagi sebagai tand daling berterima kasih.
setelah itu kami beristitahat dan melanjutkan menjaga konter dan warungku.

akhirnya sore itu berakhir dengan sex oral ku yg pertama. pengalaman ku, keperjakaan kontol ku di ambil sama mulut teh nerli.sekian dulu cerita nya ini masih berlanjut loh malam harinya :* nantikan terus yah crita siOtong ini (REAL) Asli kisah nyata ku. sumpah cerita selanjutnya akan lebih hot.

Author: 

Related Posts